ulama adalah pembawa cahaya
Umat manusia dapat hidup bersama para ulama adalah
sebagian nikmat yang agung selama di dunia.
Semasa ulama hidup,
kita dapat mencari ilmu kepada mereka, memetik hikmah,
mengambil keteladanan dan sebagainya.
Sebaliknya, ketika
ulama wafat,
maka hilanglah semua nikmat itu,
ini seakan
mengingatkan kita bahwa ilmu akan semakin berharga,
karena
semakin sedikitnya ahli ilmu.
Hal inilah yang disabdakan oleh
Rasulullah
"Ambillah (pelajarilah) ilmu sebelum ilmu pergi"
Sahabat bertanya:
"Wahai Nabiyullah,
bagaimana mungkin ilmu bisa
pergi (hilang)?
Rasululah menjawab: "Perginya ilmu adalah
dengan perginya (wafatnya) orang-orang yang membawa ilmu
(ulama)"
(HR. ad-Darimi, ath-Thabarani no. 7831 dari Abu
Umamah).
Wafatnya kyai atau ulama adalah sebuah musibah dalam
agama,
maka harapan kita adalah lahirnya kembali ulama yang
meneruskan perjuangannya.
Aamiin
Harapan ini sebagaimana yang dikutip oleh Imam Al-Ghazali
dari Khalifah Ali bin Abi Thalib
"Jika satu ulama wafat,
maka ada sebuah lubang dalam Islam
yang tak dapat ditambal kecuali oleh generasi
penerusnya"
(Ihya 'Ulumiddin juz 1 halaman 15)
"Mautul 'aalim mautul 'aalam"
(kematian ulama laksana kematian alam).
Sebab,
ulama adalah pembawa cahaya yang
menerangi kehidupan semesta.
Follow: @abdullah_bin_agil
follow:@anang banjar_22
hanya share dan berbagi silah kan kunjungi akun @anang banjar_22
Komentar
Posting Komentar